Tags

,

tumblr_nd70wvu7Qy1sm5cgbo1_500

Anyone can be a father, but it takes someone special to be a dad, and that’s why I call you dad, because you are so special to me. You taught me the game and you taught me how to play it right.- Wade Boggs.

Untuk yang merasa punya segalanya;
perlu diketahui bahwa ada sumber yang terbatas.
Ke-absolutan waktu.

Hari ini,
saya belajar dari peristiwa kemarin,
bahwa ada waktu yang tidak bisa diputar kembali,
ada waktu yang tidak bisa digantikan, dihapus, diulang, diolah,
maupun dipercepat ke depan.
Hidup bukan kaset dvd re-write-able.

Dari papa saya,
orang yang sama yang mengajari saya untuk berjalan,
main badminton, catur, dan merokok dengan fasih,
saya belajar bahwa hidup bukan sekedar memenuhi keinginan.
Mirip buddhis, papa saya yang taat kepada salib,
selalu membatasi keinginan dia, menekan keinginan,
mengutamakan kebutuhan.

Bukan, saya bukan sedang mempropagandakan kesempurnaan papa saya.
Sekedar ingat.
Sekedar berbagi.

Saya rasa cukup sudah hidup saya saya kacaukan sendiri.

Saya kacaukan dengan dua tangan saya,
dua kaki saya,
satu mulut saya,
dan dua mata saya.
Mirip lagu anak-anak, dua mata saya hidung saya satu..

Seringkali,
saya sekarang ini punya momen kontemplasi.
Untuk sekedar diam sendiri,
merenung saja.

Saya yakin, karena saya manusia,
saya banyak salah.
Dan karena saya salah-salah-salah yang saya kumpulkan banyak itu,
saya perlu untuk direhabilitasikan,
oleh waktu.

Waktu yang terbatas.
Sebelum semuanya terlambat.
Sebelum apa yang saya usahakan jadi sia-sia.
Sebelum saya cuma bisa berucap maaf pada udara kosong, yang saya harap mengantar pesan ke surga.
Atau sebaliknya.

Saya harap,
saya dimaafkan.

Mulut saya akan lebih banyak diam,
mata saya akan lebih banyak melihat, tapi tidak liar,
telinga saya akan mendengar, mendengar sampai ke sela jeda kata,
tangan saya akan siap membantu,
kaki saya akan siap melangkah,
saya akan hadir.

Saya akan mengurangi membagi konsentrasi;
ketika bersama pelor, saya akan fokus kepada pelor.
ketika bersama nona hidung turki, saya akan fokus dalam waktu itu,
ketika saya harus sendiri, saya akan sendiri.

Saya mau belajar,
dari papa saya,
yang tidak pernah memainkan handphone sewaktu bicara dan menatap mata saya.
Lekat.

Advertisements