Tags

, , ,

tumblr_mzxc9dHxpe1ronehbo1_1280

“When sadness was the sea, you were the one that taught me to swim”
Ian Thomas, I Wrote This For You.

Ada rasa syukur yang diam-diam aku ungkapkan tanpa bahasa.
Ada rasa terimakasih yang aku ungkap dalam doa.
Ada rasa cinta yang tak bisa lagi aku tampung;
meluap penuh; meluber ke lingkaran dunia.

Ada kamu yang kembali.
Ada kita yang satu lagi.

Kamu,
serupa sumbu pada globe.
Membuat tegak semua semangat untuk bertahan melawan kerasnya dunia.
Dunia yang sebentar indah, sebentar penuh edisi uji coba.
Dunia yang seolah ingin merebus kita,
menghancurkan, dan membuat kita auto imun akan harapan.
Kamu,
membuat aku,
menjadi sosok yang menyala.

Dalam malam yang kunanti,
karena disana adalah waktunya kita berbagi;
aku melebur semua hati,
menyajikannya kepada kamu.
Kamu,
yang juga melebur semua hati,
dan menjadikan keduanya itu satu.

Ada rasa syukur yang aku ungkap diam-diam,
dalam sapaan ‘hey sayang..’,
ada cinta yang terlepas diudara,
untuk dilempar jauh sampai ke Cikarang.

Denpasar jadi saksi,
bahwa terkadang,
ada rindu yang memang harus tertahan,
demi perjumpaan di bulan depan.

Aku.
Kangen.
Kamu.
Nona hidung Turki.
*cubit hidung*

Advertisements