Tags

, , , ,

tumblr_mtmwwxC3aC1r1vfbso1_400

How many times can one person break your heart? – C.K. Kelly Martin, I Know It Is Over.

Day 15: Write about a stranger you see. Either their back-story or what they are thinking in the moment you see them.

Pernah dulu,
saya diberitahu soal kuncinya soal cinta.
In general,
entah itu lust, entah itu love.

Katanya,
kalau kita jengkel sama orang,
if you’re an expert,
sure you can hide that.
And your face and your sound will merely say,
well, everything is okay.

Katanya,
kalau kita marah,
bisa tarik nafas tiga kali panjang-panjang,
lalu emosinya reda.

Katanya kalau kita sedih,
bibir bisa tetap tampilkan senyum,
wajah bisa jadi masih ceria,
karena sedih bisa diletakkan jauh sembunyi.
Ditampilkan nanti ketika sendiri.

Tapi katanya,
ada satu,
yang tidak bisa manusia sembunyikan.

Jatuh cinta.

Bagaimana menyembunyikan jatuh cinta,
ketika poros dunia bergeser ke arah dia.

Bagaimana menyembunyikan secara konstan,
senyuman senyuman, gesture cengar cengir, mata yang melihat layar handphone dengan bahagia tiap ada notifikasi pesan dari dia.

Bagaimana menyembunyikan jatuh cinta,
ketika otak menjadi sangat kooperatif dalam meng-auto focus ke arah dia.

Hari ini,
saya harus bawakan tema,
soal orang asing yang saya lihat.

Pagi tadi,
saya tidak sekedar lihat seorang anak muda berkemeja kotak-kotak biru putih, dengan tas ransel yang disandang sebelah.
Bukan sekedar melihat sosok manusia yang antri paling depan untuk naik angkot jurusan Cengkareng-KaliDeres-Cikokol di raya Serpong.
Bukan cuma anak muda yang mau kuliah; yang sedang sibuk dengan gadget di tangannya.

Saya lihat orang jatuh cinta.

Nyata.
Seperti kambing hitam ditengah kambing putih.

Saya tahu saya lihat orang jatuh cinta.

Karena?

Karena senyum itu.

Jenis senyum yang sama yang pernah saya punya.
Dulu.

Dan semalam tadi.
Hehehehehe..
Hehehehehe..
*mulai gak jelas*

ya gitulah pokoknya ya..

Advertisements