Tags

, , , , ,

tumblr_molchpiGQN1raw451o2_400Hey now, if your baby leaves you,
and you got a tale to tell.
Just take a walk down lonely street
to Heartbreak Hotel.
Elvis Presley, Heartbreak Hotel, January 1956.

Day 6: A story that takes place pre-1950. (if i prefer 1955, would that be ok?)

Florida itu panas. Apalagi siang hari begini.
Matahari teriknya luar biasa. Segelas air lemon jeruk akan lebih cocok disiram ke muka dan kepala daripada ditenggak masuk lambung.

Miami Herald.
Hmm.. coba kita lihat apa yang ada.
Biasanya koran-koran lokal menawarkan artikel tak penting yang kadang cukup menghibur. Lumayan, daripada bengong.

; A man committed suicide, burn all of his ID in a sink, write a note that say ‘I walk a lonely street’, and jump off a hotel window.

wow.
that’s officially not what i expect.

‘i walk a lonely street’
‘i walk a lonely street..’

Otak saya seperti dipacu;
ada beberapa pintu terbuka; beberapa barrel kata dan kata dan kata mengalir;
seolah banjir tanpa henti, irama mulai mengalir.

Cepat saya starter mobil Buick 68 Victoria Coupe (yang rencana sebenarnya adalah akan dijual minggu depan), kencang saya tuju rumah Mae.

Mae,
perempuan,
teman baik saya,
sekaligus teman kerja saya.

Datang tergopoh-gopoh ke rumah dia,
segera cerita tentang artikel itu,
dia tak bergeming,
tapi menggumam : ‘i walk a lonely street..’
Lima belas menit berikutnya, kami sudah di depan hotel yang ada di foto koran tersebut. Persis dari sudut pandang yang sama dengan juru kamera yang mengambil gambar untuk halaman koran.

Berdiri,
menyandar pada Buick tua itu,
kami mematung,
menggumam, bersenandung.

Satu jam.
lalu lagu itu ada.

Heartbreak Hotel;
adalah lagu yang sediakalanya ditolak banyak ‘orang dalam’ di dunia rekaman,
yang dinyanyikan oleh penyanyi muda bertalenta (walau masih belum mencetak Platinum dan hits), Elvis.
Semua bilang terlalu gelap. Terlalu suram.

Tentang hotel yang dituju jiwa-jiwa yang patah hati,
dimana resepsionisnya bergaun hitam,
dan tidak pernah mampu memandang kembali kepada tamu yang datang.

Heartbreak Hotel,
adalah satu-satunya lagu yang ‘berbeda’ dari lagu-lagunya yang lain.
Timbul semacam konsensus diantara orang-orang rekaman,
bahwa lagu ini pasti gagal.

Katanya,
nasib baik berpihak pada mereka yang nekat.
Fortune favors the bold;
atau Audentes Fortuna Iuuat, in Greek.

January 27, 1956 – Dorsey Brothers Stage Show,
Elvis membuktikan itu semua.
Lagu itu menjadi hits pertamanya.
Debut.
Dari perjalanan panjang berikutnya.

Setelah ‘kenekatan’ satu hari itu,
Mae dan saya terus berkarya,
tapi tak satupun,
kuulangi,
tak satu lagupun,
sanggup membuat saya berkata :

“That song paid my rent for over 20 years.” – Tommy Durden.


Lagu HeartBreak Hotel, memang inspired by kisah nyata, about a suicide, and a note said : i walk a lonely street. Source : wikipedia.com and performingsongwriter.com

Advertisements