Tags

, , , ,

7f33f2c088e84511984e7dae44af-post

Business is never so healthy as when, like a chicken, it must do a certain amount of scratching around for what it gets. – Henry Ford.

Pagi ini pertama kali saya menulis dari Tangerang.

Hari ini diawali dengan macet panjang di tol dalam kota,
yang kemudian dilanjut dengan agak macet di tol Tangerang arah Karawaci.
Perlu dua jam ternyata untuk saya berangkat dari Bekasi ke kantor sini.
Olahraga betis. Latihan kesabaran.

Seperti halnya ricuhnya cara saya berangkat kemari,
begitu juga ternyata dengan kondisi cabang yang saya pegang disini.
Agaknya kacau, agaknya porak poranda, agaknya limbung.
Seperti kapal yang menuju karam, dan apa yang ada di kepala masing-masing penumpangnya hanyalah ‘bagaimana caranya saya selamat’.
Bau bau egosentrisme rasanya tebal mengambang di plafond kantor ini.
Semua adalah yang ter-.
Semua merasa yang ter-, yang terhebat, yang terpandai, yang terpintar,
yang ter-rajin, yang terluar biasa sangat hebat kerjanya.
Itu yang saya dapat dari pengamatan saya kemarin setengah hari orientasi di sini.

Kapal ini punya dua pilihan sekarang dengan keberadaan saya disini,
saya menawarkan dua hal, mau selamat tapi kerja keras,
atau mau karam dan tidur nyenyak siang siang sekarang.

Kerja keras yang saya breakdown menjadi ibarat membangun cabang baru.
Start dari nol.

Hari ini saya menulis dari Tangerang,
sebelum nanti siang saya rapat dengan seluruh tim cabang baru ini.
Membahas masa depan.

Masa depan..
Satu hal yang tidak pernah terlalu pasti,
tapi menarik untuk diestimasi. Prediksi. Harapan.

Advertisements