Tags

, , , , , , , ,

ed0d075c75e839cb91e9d15893a2-300x380

When you reach the end of your rope, tie a knot in it and hang on. – Thomas Jefferson.

Day 2

Saya ingin bisa merubah ‘kutuk’ saya, menjadi berkat.

Sebaris ya.
Sederhana ya sepertinya.
Pelaksanaannya bagaimana? berat jendral.

Biasanya, sebelum mengambil keputusan, saya akan melakukan perhitungan pro-cons. Perhitungan yang bisa membuat saya bekerja berdasar nalar. Pure otak. Tidak memperhitungkan efek melankoli hati dan mimpi. Ini realita. Penting buat saya, menanamkan itu, sampai ke dasar alam bawah sadar.

Sebelum punya keinginan merubah ‘kutuk’ saya menjadi berkat, saya harus tahu, apa ‘kutuk’ saya. Apa yang ada di dalam hidup saya, yang tak selayaknya ada, tapi ada, dan hidup, dan terpelihara selama ini dengan baik. Dan menyengsarakan orang.

Kalau mau ditelusuri, banyak 🙂

Banyak sekali, sampai saya bingung ini jangan-jangan adalah ‘kutuk’ massal.

Tapi toh hati saya sudah bulat. Otak saya sudah mau diajak bekerja sama. Kami akan bekerja, dengan lebih giat, untuk merubah saya yang bebal macam babi tak tahu diuntung, menjadi semacam manusia yang tahu diri dan posisi.
Kenapa penting untuk tahu diri?
Supaya nanti saya tak perlu jauh-jauh punya mimpi yang mustahil.
Mengurangi efek-efek ‘hidup diluar jalur’ yang saya punya.

Jadi diawali dengan doa,
dan dukungan doa,
saya harap,
sampai akhir tahun 2013 ini,
saya sudah bisa bilang,
saya bisa membuat beberapa jiwa bahagia.
Melalui saya,
saya yang lengkap dengan segala ‘kutuk’
dan berkat.

Amin.

Advertisements