Tags

, ,

e8ae98a140aad9de18b4c67cd10a-620x380

Without a family, man, alone in the world, trembles with the cold. – Andre Maurois.

Day 1.

Saya ingin dipeluk ibu saya.
Kenapa?
Karena saya sedang flu.
Tipikal flu berat yang bahkan untuk nafas pun susah. Jadi gak usahlah kita cerita soal tidur ya kan. Gimana mau tidur, kalau tidur harus optimis percaya prinsip pramuka yang selama ini saya percayai.
Prinsipnya begini, kalau sumbat hidung kirimu, miringlah ke kanan, dan kalau sumbat hidung kananmu, miringlah ke kiri.

Sudah seminggu lebih saya punya siklus ini,
antara sehari flu, minum obat, agaknya sembuh, kena hujan, flu lagi, dan seterusnya. Sampai decolgen bosan ketemu saya. Tolak angin jenuh lihat saya.
Kalau lagi batuk, jangan makan jeruk. Dulu begitu kata merah muda. Saya turuti.
Padahal saya suka jeruk. Sebanding memang dengan saya suka pisang atau melon. But still, its a temptation. Apalagi kalau itu adalah satu-satunya buah yang ada di menu rapatmu hari itu. Ya kan..

Review hari ini,
saya bangun tidak ontime. Terlambat sepuluh menit. Saya mandi lebih cepat, lalu langsung ke kantor. Kenapa bangun terlambat? klasik, susah tidur.
Hidung saya tidak kooperatif. As well as my body temp. Panas.
Kacamata saya buram melulu. Udara yang dingin, dan badan saya yang kelewat panas mungkin. Entahlah.

Hari ini,
saya ingin dipeluk ibu saya,
pertama karena saya demam,
kedua,
karena saya rindu.
Sederhana.
Itu saja.

Diterima.

Advertisements